TUGAS MANDIRI 6 KAMPUS MILENIAL ITBI
NAMA : BEZARO TAFONAO
KELAS : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
MATA KULIAH : Teori dan perilaku organisasi
Soal : Buatlah postingan di blog kamu masing-masing yang berisi ringkasan dari Materi Pertemuan 8 (Teori Motivasi) s.d pertemuan 13 (Konflik Organisasi) dari slide yang sudah diajarkan/diberikan sebelumnya!
PERTEMUAN 8 : TEORI MOTIVASI
😊Motivasi Di Tempat Kerja
• Teori klasik
• Teori perilaku
• Teori motivasi kontemporer
• Model Sumberdaya manusia teori X dan Y
• Model hirarkhi kebutuhan dari maslow
• Teori dua faktor
• Teori ekspektansi
• Teori ekuitas
👉Teori Klasik : Pekerja hanya termotivasi semata-mata karena uang
👉Teori Perilaku
Gejala Hawthorne:Kecenderungan meningkatnya produktivitas apabila para pekerja yakin mereka menerima perhatian khusus dari manajemen
👉Teori X : Orang-orang sesungguhnya
malas dan tidak mau bekerja sama
👉Teori Y : Orang-orang sesungguhnya
energik, berorientasi kepada
perkembangan, memotivasi diri
sendiri, dan tertarik untuk menjadi produk
👉Teori Motivasi Dua Faktor
• Motivation Factors
• Hygiene Factors
👉Motivation Factors
•Pencapaian
•Penghargaan
•Pekerjaan itu sendiri
•Tanggungjawab
•Kemajuan dan pertumbuhan
👉Hygiene Factors
•Penyelia
•Kondisi kerja
•Hubungan interpersonal
•Upah dan keamanan
•Kebijakan dan administrasi
👉Expectancy Theory
Orang-orang termotivasi bekerja
untuk mendapatkan reward yang
mereka inginkan dan yang mereka percaya bahwa mereka mempunyai kesempatan untuk meraihnya
👉Equity Theory
Orang-orang mengevaluasi perlakuan majikan terhadap mereka dibandingkan dengan perlakuan majikan tersebut terhadap orang-orang lain
👉Strategi meningkatkan kepuasan kerja dan moral
• Teori reinforcement dan modifikasi perilaku
• Management by objectives
• Manajemen Partisipatip dan pemberdayaan
• Pengayaan pekerjaan dan desain ulang pekerjaan
• Memodifikasi jadwal kerja
👉Kepemimpinan : Proses memotivasi orang lain untuk berusaha memenuhi tujuan-tujuan tertentu
👉Gaya Manajerial
Pola perilaku yang diperlihatkan seorang manajer dalam berhadapan dengan bawahan-bawahannya.
•Gaya otokratis
•Gaya demokratis
•Free-rein style
👉Gaya Otokratis
Gaya manajerial yang memberikan perintah dan mengharap mereka dipatuhi tanpa pertanyaan.
👉Gaya Demokratis
Gaya manajerial yang biasanya
meminta masukan dari bawahanbawahannya sebelum membuat keputusan tetapi tetap memegang kekuatan akhir pembuat keputusan.
👉Free-rein style
Gaya manajerial yang biasanya
berperan sebagai penasihat
terhadap bawahan yang diperbolehkan membuat keputusan.
👉Contingency approach :
Pendekatan gaya manajerial yang
berkeyakinan bahwa perilaku
manajerial yang tepat dalam situasi
apa pun bergantung pada elemenelemen yang unik dalam situasi
tersebut
PERTEMUAN 9 : LANJUTAN TEORI MOTIVASI
💚 PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi berasal dari kata movere yang berarti dorongan atau menggerakkan. Motivasi (motivation) dalam manajemen hanya ditujukan pada sumber daya manusia umumnya dan bawahan khususnya. Motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif berhasil mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan.
💚TUJUAN MOTIVASI
Tujuan motivasi menurut Malayu S.P. Hasibuan (2005:146) adalah sebagai berikut:
Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan.
Meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan.
Meningkatkan kedisiplinan karyawan.
Mengefektifkan pengadaan karyawan.
Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik.
Meningkatkan loyalitas, kreativitas dan partisipasi karyawan.
Meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugastugasnya.
Meningkatkan efisiensi penggunaan alat-alat dan bahan baku
💚MOTIVASI DAN PRILAKU
Tujuan berada di luar individu yang seringkali menunjuk kepada harapan (hoped for) mendapat hadiah (reward)atas motif yang diarahkan. Tujuan oleh para ahli psikologi sering disebut sebagai insetif (incetive).Akan tetapi, orientasi kita bahwa motif tidak dimaksudkan sebagai insetif.Manajer yang berhasil dalam memberikan motivasi kepada bawahannya adalah manajer yang sering menyediakan lingkungan yang sesuai dengan tujuan yang adz untuk pemuasan kebutuhan.
💚ELEMEN PENGGERAK MOTIVASI
Motivasi seseorang menurut Sagir (1985: 97-99) biasanya meliputi hal – hal berikut.
Kinerja (Achievement)
Penghargaan (Recognition)
Tantangan (Challege)
Tanggung Jawab (Responsibility)
Pengembangan (Development)
Keterlibatan (Involvement)
Kesempatan (Opportunity)
💚BENTUK MOTIVASI
Pada umumnya bentuk motivasi yang sering dianut oleh perusahaan meliputi empat elemen utama, yaitu sebagai berikut.
Komponen Bentuk Uang
Pengarahan dan Pengendalian
Penetapan Pola Kerja yang Efektif
Kebijakan
💚TEORI MOTIVASI
Teori Hierarki Kebutuhan Menurut Abraham H. Maslow
Teori dua faktor menurut Frederick Herzberg
Teori Kebutuhan Menurut David C. McClelland)
Teori Harapan (Expectancy Theory)
Teori Keadilan (Equity Theory)
Teori Peguatan(Reinforcement Theory)
Dll
💚MODEL – MODEL MOTIVASI
Pada tahap-tahap berbeda dalam evolusi aliran pemikiran.paramanajer berpegang pada model atau teori yang berbeda mengenai motivasi. Tiga dari antaranya yang akan kita bahas:
model tradisional, model hubungan antar manusia, dan model sumberdaya manusia.
💁♂️ Model Motivasi Tradisional
Model Motivasi tradisional dikaitkan dengan Frederick Taylor dan aliran manajemen ilmiah. Aliran ini berpendapat bahwa salah satu aspek penting pekerjaan manajer adalah memastikan bahwa para pekerja melakukan tugasnya yang membosankan dan berulang-ulang dengan cara yang paling efisien.
💁♂️ Model Hubungan Antara Manusia
Akhirnya menjadi nyata bahwa pendekatan tradisional terhadap motivasi sudah tidak memadai lagi.Elton Mayo dan peneliti hubungan antar manusia lainnya menemukan bahwa kontak sosial yang dialami karyawan waktu bekerja juga penting dan bahwa kebosanan dan berulang-ulangnya tugas itu sendiri merupakan faktor yang mengurangi motivasi.
💁♂️ Model Sumber Daya Manusia
Para ahli teori yang kemudian seperti McGregor dan Maslow, dan para peneliti seperti Argyris dan Likert, mengeritik model hubungan antar manusia sebagai suatu pendekatan yang lebih canggih untuk memanipulasi karyawan. Para ahli teori ini berpendapat bahwa karyawan dimotivasi oleh banyak faktor -bukan hanya uang, atau keinginan akan kepuasan, tetapi juga kebutuhan akan prestasi dan kerja yang bermakna.
PERTEMUAN 10 : PERILAKU ORGANISASI
🙈Kelompok
Karena adanya kesamaan tugas pekerjaan yang dilakukan,kedekatan tempat keja, sering berjumpa, dan kesamaan kesenangan bersama, maka timbullah kedekatan satu sama lain dan mereka mulai berkelompok, serta akhirnyamembentuk kelompok sebagai suatu komunitas dalam organisasi tertentu.
Oleh karena itu kelompok dapat didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang berinteraksi dan saling bergantung,bergabung
untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (Robbins, 2008).
🙈Teori Pembentukan Kelompok
💁♀️ Teori Kedekatan (Propinquity Theory)
Teori ini menyatakan bahwa seseorang behubungan dengan orang lain dikarenakan adanya kedekatan ruang dan daerahnya (Spatial and Geographical Proximity). Misal dalam suatu kantor, pegawaipegawai yang bekerja dalam ruangan yang sama (berdekatan) akan mudah bergabung dan membuat hubungan-hubungan yang
menimbulkan adanya kelompok, dibandingkan dengan pegawaipegawai yang secara fisik terpisah satu sama lain
💁♀️ Teori Komprehensif (Comprehensive Theory)
Menurut teori ini terbentuknya kelompok didasarkan pada aktivitas,interaksi-interaksi, dan sintimen (perasaan/emosi) yang
satu sama lain berhubungan secara langsung
Penjelasan :
1. Semakin banyak aktivitas seseorang yang dilakukan dengan orang lain (shared), maka semakin beraneka interaksinya dan semakin kuat timbulnya sentimen mereka.
2. Semkin banyak interaksi diantara orang-orang, maka semakin banyak kemungkinan aktivitas dan sentimen yang ditularkan (shared) pada orang lain
3. Semakin banyak aktivitas dan sentimen ditularkan pada orang lain, dan semakin banyak sentimen seseorang dipahami orang lain , maka semakin banyak kemung kinan ditularkannya aktivitas dan interaksi.
💁♀️ Teori Keseimbangan (A Balance Theory)
Teori ini menyatakan bahwa seseorang tertarik pada orang lain adalah
didasarkan atas kesamaan sikap dalam menanggapi suatu tujuan yang
relevan satu sama lain.
💁♀️ Teori Didasarkan Atas Alasan Praktis (Practicalities of Group Formation)
Teori ini menyatakan bahwa suatu organisasi dapat mengelompok dikarenakan alasan ekonomi, keamanan, atau alasan-alasan sosial lainnya yang bersifat praktis.
Teori ini mempunyai karakteristik sebagai berikut :
• Adanya dua orang atau labih
• Berinteraksi satu sama lainnya
• Saling membagi beberapa tujuan sama
• Dan melihat dirinya sebagai suatu kelompok
🙈Bentuk Kelompok
👉1. Kelompok Primer (Primery Group)
a. Kelompok yang disifati dengan adanya keakraban, kerjasama, dan hubungan
tatap muka yang merupakan dasar dalam
pembentukan sifat sosial dan cita-cita individu.
b. harus mempunyai suatu perasaan keakraban, kebersamaan, loyalitas, dan mempunyai tanggapan yang sama atas nilai-nilai dari para anggotanya. Semua kelompok primer adalah kelompok yang kecil ukurannya, tetapi tidak semua kelompok kecil adalah
primer (contoh : keluarga dan kelompok kolega)
👉2. Kelompok Formal dan Informal
a. Kelompok Formal, adalah kelompok yang sengaja dibentuk untuk melaksanakan tugas tertentu yang anggotanya diangkat oleh organisasi.
Contoh : komite (panitia), unit-unit kerja (bagian, laboratorium, R & D, tim manajer, dan sebagainya.
b. Kelompok Informal, adalah kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan seseorang yang anggotanya tidak diatur dan diangkat, tetapi ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan
kelompok, timbul dan berkembang dalam kelompok formal. Karena ada beberapa anggota tertentu mempunyai kesamaan nilai yang perlu ditularkan (shared) kesesama anggota dan kadangkala kelompok informal
berkembang atau keluar dari organisasi formal.
Tipe Kelompok Informal :
1). Klik Mendatar (Horizontal Clique),
adalah suatu kelompok yang anggotanya hanya terbatas pada derajat dan bidang kerja yang sama
2). Klik Menegak (Vertical Clique), adalah suatu kelompok yang anggotanya berasal dari tingkatan hirarki yang berbeda dalam organisasi atau departemen organisasi tersebut. Kelompok ini berkembang karena adanya kebutuhan keamanan atas pencapaian sesuatu hasil yang perlu dibagi
ratakan (shared), atau karena adanya kesamaan untuk mengatasi jarak sosial
antar atasan dan bawahan.
3). Klik Acak (Random Clique), adalah suatukelompok yang anggotanya terdiri
dari orang-orang yang berasal dari berbagai derajat, tingkatan, bagian, dan lokasi.
👉3. Kelompok Terbuka dan Tertutup
a.Kelompok Terbuka, adalah suatu kelompok yang konsisten dalam merespon akan adanya perubahan dan pembaharuan
b.Kelompok Tertutup, adalah suatu kelompok yang kurang konsisten dalam menerima
perubahan dan pembaharuan, dan mempunyai kecenderungan tetap
menjaga kestabilan
👉4. Kelompok Referensi
Kelompok referensi adalah seseorang dalam kelompok melakukan referensi atas dirinya sendiri, dan menggunakan kelompoknya sebagai ukuran (standar) untuk evaluasi dirinya atau sebagai sumber dari nilai dan sikap pribadinya.
Kelompok ini memberikan dua fungsi bagi seseorang untuk evaluasi diri :
a. Fungsi Perbandingan Sosial (Social Comparation Function)
Dalam fungsi ini seseorang menilai dirinya membandingkannya dengan diri orang
lain, untuk mengetahui dirinya apakah sudah bekerja dengan baik atau belum, apakah perilakunya sesuai dengan pendapat umum, dan sebagainya
b. Fungsi Pengesahan Sosial (Social Validation Function)
Seseorang akan mempergunakan kelompoknya sebagai suatu ukuran untuk
menilai sikap, kepercayaan dan nilai-nilainya (perbuatan atau sikapnya baik, apabila kelompok menganggapnya baik)
👉5. Kelompok Komando (Command Group)
Merupakan kelompok yang terdiri atas individu-individu yang melapor secara lang
sung kepada seorang manajer
👉6. Kelompok Tugas (Task Group)
Merupakan kelompok yang ditentukan secara organisasional mewakili mereka yang
bekerja bersama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan
👉7. Kelompok Kepentingan (Interest Group)
Merupakan para karyawan yang berkumpul yang bekerja bersama untuk mencapai
suatu tujuan dengan kepentingan masing-masing
👉8. Kelompok Persahabatan (Friendship Group)
Merupakan mereka yang berkumpul bersama karena mereka memiliki satu atau
lebih persamaan karakteristik
🙈Alasan Terbentuknya Kelompok
🌷1. Kesempatan Untuk Berinteraksi
Adanya kesempatan untuk berinteraksi merupakan dasar pokok dari daya
tarik antar individu dan pembentukan kelompok selain faktor lingkungan.
Kesempatan berinteraksi dan hubungannya dengan faktor lingkungan
dapat dibeda kan atas :
a.Hal-hal yang berhubungan dengan jarak fisik
b.Jarak psikologis dan arsitektur
🌷2. Rasa Aman
Dengan bergabung dalam suatu kelompok, individu dapat mengurangi rasa tidak aman karena berdiri sendiri
🌷3. Status
Status merupakan salah satu faktor yang menentukan pula dalam daya tarik antar individu sehingga dapat terjalin hubungan kelompok
🌷4. Harga Diri
Kelompok-kelompok dapat memberi perasaan harga diri kepada orang, yaitu
selain menyampaikan status terhadap mereka yang berada di luar kelompok, keanggotaan juga dapat memberi peningkatan perasaan harga diri kepada anggota kelompok itu sendiri
🌷5. Afiliasi
Kelompok-kelompok dapat memenuhi kebutuhan sosial. Orang-orang menikmati in teraksi teratur yang diberikan oleh keanggotaan kelompok
🌷6. Kekuatan
Kekuatan yang tidak dapat dicapai individu seringkali menjadi mungkin melalui tindakan kelompok (terdapat kekuatan dalam jumlah)
🌷7. Pencapaian Tujuan
Terdapat saat-saat dimana membutuhkan lebih dari satu orang untuk mencapai suatu tugas, terdapat sebuah kebutuhan terhadap kelompok bakat, pengetahuan, atau kekua tan dengan tujuan menyelesaikan sebuah pekerjaan.
🌷8. Kesamaan Latar Belakang
Latar belakang yang sama dapat merupakan salah satu faktor penentu dari proses daya tarik individu untuk berinteraksi satu sama lain, kemudian terjadi hubungan kelompok
🌷9. Kesamaan Sikap
Kesamaan sikap merupakan pengembangan dari kesamaan latar belakang yang lebih mudah untuk berinteraksi dan membentuk kelompok
PERTEMUAN 11 : KOMUNIKASI ORGANISASI
❤PENGERTIAN KOMUNIKASI
👉 Adalah proses pengiriman ide atau pikiran, dari
satu orang kepada orang lain dengan tujuan
untuk menciptakan pengertian dalam diri
orang yang menerimanya ( C.A.Brown)
👉 Adalah proses penyaluran informasi dan
pengertian dari satu orang ke orang lain
(K.Davis)
❤KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
💁♀️ Pendengar (penerima pesan) menginterpretasikan dan menangkap berita
(ide) yang disampaikan tepat seperti apa yang dimaksud oleh pembicara (pengirim pesan)
💁♀️Sumber Kesalahan dalam Komunikasi :
1.Orang / Individu
2. Timing / Waktu
3.Proses Encoding / Decoding
❤PENTINGNYA KOMUNIKASI YANG
EFEKTIF
💁♀️ Komunikasi adalah proses dimana fungsifungsi Management (Planning, Organizing, Actuiting, Controlling) dilaksanakan.
💁♀️ Komunikasi adalah sarana /media untuk
mengaktualisasikan segala pengetahuan dan
keterampilan seorang manager.
💁♀️ Komunikasi adalah kegiatan dimana manajer mencurahkan sebagian besar dari waktunya
PERTEMUAN 12 : PERILAKU ORGANISASI
👩🎓 Pengertian
Satu wujud anggapan yang dimiliki, diterima secara implisit oleh kelompok dan menentukan bagaimana kelompok tersebut rasakan, pikirkan, dan bereaksi terhadap lingkungannya yang beraneka ragam.
Nilai dan keyakinan bersama yang mendasari identitas organisasi/perusahaan.
Seperangkat nilai-nilai pokok, asumsi, pemahaman dan cara berfikir yang dimiliki bersama oleh anggota organisasi dan diajarkan kepada anggota baru
👩🎓Tingkatan Budaya Organisasi
– Budaya Organisasi yang tampak (Visible)
– Cara berpakaian, simbol, fisik, perayaan/seremonial, dan tata ruang kantor.
– Budaya Organisasi yang tidak tampak (Invisible)
– Disiplin dan makna prestasi.
– Keyakinan yang paling dalam atau asumsi-asumsi yang tersembunyi
– Adanya keyakinan bahwa atasan tidak pernah salah
– Anak buah selalu salah
– Konsumen adalah raja.
👩🎓Nilai Organisasi Sebagai Dasar Budaya Organisasi
– Nilai-nilai dan keyakinan organisasi merupakan dasar budaya organisasi.
– Nilai adalah konsep kepercayaan, mengenai perilaku yang dikehendaki, keadaan yang
amat penting, pedoman menyeleksi atau mengevaluasi kejadian dan perilaku, dan urut
dari yang relatif penting.
– Nilai pendukung (espaused values)
– Menunjukkan nilai-nilai yang dinyatakan secara ekpslisit yang dipilih oleh organisasi.
(Keanekaragaman, rasa hormat).
– Nilai-nilai yang diperankan (enacted values),
– Merupakan nilai dan norma yang sebenarnya ditunjukkan atau dimasukkan ke dalam
perilaku karyawan. (sejauhmana nilai rasa hormat tercermin dalam perilaku setiap
karyawan).
👩🎓Fungsi Utama Budaya Organisasi
– Sebagai Proses Integrasi Internal
– Budaya organisasi berfungsi sebagai pemersatu setiap komponen
internal organisasi.
– Sebagai Proses Adaptasi Eksternal
– Budaya organisasi berfungsi sebagai sarana untuk menyesuaikan
diri dengan lingkungan luar organisasi.
👩🎓Sifat Budaya Organisasi
– Budaya organisasi yang adaptif
– Budaya organisasi yang mampu menyesuaikan dengan
lingkungan luar organisasi.
– Budaya organisasi yang tidak adaptif
– Budaya organisasi yang tidak mampu menyesuaikan dengan
lingkungan luar organisasi.
👩🎓Fungsi Budaya Organisasi Secara Internal
Memberikan identitas organisasi kepada karyawannya.Identitas ini didukung dengan mengadakan penghargaan yang mendorong inovasi yang diberikan kepada karyawan.
Memudahkan komitmen kolektif.
Hal ini diadakan oleh perusahaan untuk membuat karyawan bangga menjadi bagian dari perusahaan.
Mempromosikan stabilitas sistem sosial.
Fungsi ini sebagai perekat yang membantu mempersatukan organisasi dengan memberikan standar-standar yang dibakukan agar para pegawai mengerti apa yang harus dikatakan.
Membentuk perilaku dengan membantu manajer merasakan keberadaannya.
Fungsi budaya ini membantu para karyawan memahami mengapa organisasi melakukan apa yang seharusnya dilakukan dan bagaimana perusahaan bermaksud mencapai tujuan jangka panjang.
👩🎓Etika Organisasi
Pengertian
– Etika mencakup studi mengenai pilihan dan masalah moral.
– Etika menyangkut benar versus salah, baik versus buruk yang mewarnai
perilaku dan tindakan setiap indvidu dalam organisasi
👩🎓Mengembangkan Iklim Etika Organisasi
– Bertingkah laku etis.
Manajer merupakan model peran yang jelas, tingkah laku, dan kebiasaan
menujukkan tanda yang jelas mengenai pentingnya perintah yang etis.
– Penyaringan karyawan yang potensial.
Penyaringan yang lebih teliti dapat
menyaring mereka yang berbuat kesalahan
dan melakukan kesimpulan yang keliru.
👩🎓Mengembangkan kode etik yang berarti
Kode etik dapat menghasilkan dampak yang positif bila mereka
memenuhi empat kriteria:
• Mereka didistribusikan kepada setiap karyawan.
• Mereka sungguh-sungguh didukung oleh top manajemen
• Mereka mengacu kepada praktek spesifik dan dilema etika
cenderung dihadapi oleh karyawan yang menjadi target
sasaran.
• Mereka kadang kala didorong dengan penghargaan atas
prestasinya dan hukuman yang berat bagi ketidakpatuhan.
PERTEMUAN 13 : KONFLIK DALAM ORGANISASI
🎉 sudut pandang Kontemporer
*Dalam menangani konflik, hal yang penting adalah bagaimana mengelolanya
*Konflik didefinisikan berdasarkan dampaknya pada organisasi
💁♀️konflik fungsional
*Konfrontasi antar kelompok yang meningkatkan dan menguntungkan kinerja organisasi
*Tanpa konflik jenis ini dalam organisasi:
* Sedikit komitmen untuk perubahan
* Sebagian besar kelompok akan menjadi stagnan
💁♀️konflik disfungsional
*Setiap konfrontasi atau interaksi antarkelompok yang membahayakan organisasi atau menghambat organisasi Mencapai tujuannya
*Manajemen harus mencari cara untuk menghilangkan konflik disfungsional
🎉 sebab sebab konflik
*Persaingan terhadap sumber-sumber daya yang langka
*Ketergantungan tugas (interdependence)
*Kekaburan batas-batas bidang kerja
*Kriteria kinerja yang tidak sesuai
*Perbedaan-perbedaan tujuan & prioritas
🎉ketergantungan tugas atau independence
Dalam organisasi dapat dipastikan ada ketergantungan antara dua individu atau kelompok untuk mencapai kesuksesan dalam tugas-tugasnya. Apabila antara dua pihak itu ada perbedaan prioritas, kemungkinan muncul konflik akan semakin besar. Semakin perbedaan dipertahankan, kemungkinan konflik juga akan lebih besar bahlan lebih lama.
🎉Perbedaan tujuan dan prioritas
Konflik juga bisa disebabkan oleh adanya usaha masingmasing sub unit untuk mencapai tujuannya. Hal ini bisa tumbuh menjadi konflik bila ada ketidaksesuaian antar tujuan masing-masing, bahkan usaha pencapaian tujuan suatu sub unit dapat menghalangi sub unit lain dlm mencapai tujuannya.
🎉tipe tipe situasi konflik
KONFLIK VERTIKAL, konflik terjadi antara atasan & bawahan
KONFLIK HORIZONTAL, terjadi antara sesama karyawan atau kelompok yg berada pd hierarkhi yg sama
KONFLIK GARIS STAFF, bila konflik terjadi antara staf pada bidang tertentu.
KONFLIK PERANAN, terjadi bila komunikasi antar anggota tidak kompetibel bagi pemegang peranan.
🎉Fase fase konflik
• FASE KLASIK, konflik bisa muncul tapi bersifat sementara & hrs diselesaikan fihak manajemen.
• FASE HUB. ANTAR MANUSIA, konflik itu ada tapi bisa dihindari & perlu di atasi
• FASE KONTEMPORER, konflik adl hal yg tak dpt dihindari dari kehidupan organisasi. Konflik mrp kenyataan hidup yg hrs dipahami & bukan ditentang.
🎉penyebab konflik antarkelompok
* Ketergantungan kerja
Ketergantungan berkelompok
Ketergantungan berurutan
Ketergantungan resiprokal
* Perbedaan sasaran
Sasaran-sasaran yang berbeda
* Perbedaan persepsi
Inkongruensi status
Persepsi yang tidak akurat
🎉tingkat tingkat konflik
Konflik intra perorangan
Konflik antar perorangan
Konflik antar kelompok
Konflik antar keorganisasian
🎉Manajemen konflik
Mengelola Konflik Berarti Kita Hrs Meyakini Bahwa Konflik Memiliki Peran Dlm Rangka Pencapaian Sasaran Secara Efektif & Efisien.
Mengelola Konflik Perlu Skala Prioritas, Agar Tidak Menimbulkan Kekacauan Dlm Koordinasi & Tegrasi Antar Fungsi/Divisi Dlm Organisasi
🎉 3 hal pokok dalam konflik
a. KONFLIK berkaitan dengan PERILAKU terbuka, bisa muncul karena adanya ketidaksetujuan antar individu & kelp yg dibiarkan memuncak.
b. KONFLIK muncul karena ada 2 PERSEPSI yang berbeda
c. ADANYA PERILAKU yg dilakukan secara sadar oleh salahsatu fihak UNTUK MENGHALANGI tujuan fihak lain
🎉 Metode penyelesaian masalah
Penjelasan:
1. Dominasi & Penekanan MEREDAKAN atau MENENANGKAN, metode ini lebih terasa diplomatis dlm upaya menekan dan meminimalkan ketidaksepahaman.
2. Kompromi/Jalan TengahPemisahan, Arbitrasi
*PEMISAHAN, pihak-pihak yg berkonflik dipisah sampai menemukan solusi atas masalah yg terjadi
*ARBITRASI, adanya peran orang ketiga sbg penengah untuk penyelesaian masalah
*Kembali ke aturan yang berlaku saat tdk ditemukan titik temu antara kedua fihak yg masalah.
3. Pemecahan Masalah Integratif
KONSENSUS, sengaja dipertemukan untuk mencapai solusi terbaik, bukan haenyelesaikan masalah dgn cepat
a. KONFRONTASI, tiap fihak mengemukakan pandangan masing-masing secara Terbuka.
b. PENENTU TUJUAN, menentukan tujuan akhir kedepan yang lebih tinggi dengan kesepakatan bersama.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH........🙏🙏
Komentar
Posting Komentar